Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Saturday, 25 June 2016

Cara Root MIUI 8

Tujuan root adalah agar pengguna android dapat mendapatkan akses untuk mengeksekusi seluruh aplikasi dan file pada smartphonenya. Root memiliki banyak risiko, diantaranya adalah menghilangkan garansi pada smartphone anda dan bootlop (stuck saat booting).

Sebenarnya, saat kita meng-install MIUI 8 pada smartphone kita (saya menggunakan xiaomi redmi 1s), kita ditawari untuk menginstall SuperSU di device kita. Jika kalian menginstallnya, maka proses untuk mendapatkan akses root menjadi lebih mudah karena kita sudah mendapatkan Pre-root. Berikut adalah langkah-langkah untuk root MIUI 8

Alat & Bahan :
1. Android yang telah menggunakan rom MIUI 8
2. SuperSU (bisa didapatkan ketika install atau unduh di Play Store)

Langkah-langkah :
1. Masuk ke 'Security'


2. Pilih 'Permissions '



3. Pilih 'Allow root acces'


4. Ceklis pada 'I understand the risks of root acces'
5. Maka akan download dan otomatis reboot ketika selesai
6. Cek SuperSU, jika meminta update, maka update terlebih dahulu melalui Playstore

 

7. Jika masih belum bisa, kembali ke security > permission > root > on pada SuperSU

NB : Segala risiko di luar tanggung jawab saya. DWYOR!

Sistem Operasi ANDROID

Pada zaman modern ini, banyak teknologi baru yang dikembangkan dengan tujuan untuk mempermudah manusia melakukan aktivitasnya. Tidak dipungkiri lagi bahwa semua orang membutuhkan alat, khususnya alat elektronik untuk mendapatkan informasi, akses komunikasi, hiburan, dan masih banyak lainnya. Smartphone merupakan salah satu alat elektronik yang tengah marak di kalangan masyrakat, karena memang praktis dan multifungsi jika dibandingan dengan PC Desktop atau Notebook. Android merupakan salah satu sistem operasi yang dipakai smartphone selain iOS, Windows, dan Blackberry

Sinopsis

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti smartphone dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan - perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.

Antarmuka pengguna Android umumnya berupa manipulasi langsung menggunakan gerakan sentuh yang serupa dengan tindakan nyata, misalnya menggeser, mengetuk, dan mencubit untuk memanipulasi objek di layar, serta papan ketik (keyboard) virtual untuk menulis teks. Selain perangkat layar sentuh, Google juga telah mengembangkan Android TV untuk televisi, Android Auto untuk mobil, dan Android Wear untuk jam tangan, masing-masingnya memiliki antarmuka pengguna yang berbeda. Varian Android juga digunakan pada notebook, game konsol,kamera digital, dan peralatan elektronik lainnya.

Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2013, ada lebih dari satu juta aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 50 miliar aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survei pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi bergerak. Di Google I/O 2014, Google melaporkan terdapat lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan Android, meningkat dari 583 juta pada bulan Juni 2013.

Pada November 2013, Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produk Samsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan-perusahaan teknologi. Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.

Brand Android

1. Acer 
2. Aigo 
3. Alcatel 
4. ASUS 
5. Coolpad 
6. Dell 
7. Dopod
8. GIGABYTE 
9. Google 
10. Haier 
11. Hisense 
12. HKC
13. HTC 
14. Huawei 
15. K-Touch 
16. Kyocera 
17. Lenovo 
18. LG 
19. MEIZU 
20. Motorola 
21. Orange 
22. Pantech 
23. Philips 
24. Gigimobile 
25. Samsung 
26. SHARP 
27. Sony 
28. SONYERICSSON
29. View Sonic
30. Xiaomi
31. ZTE

Sumber : Wikipedia